Notification

×

Iklan

Iklan

Unand dan Pemkab Tanah Datar Kolaborasi Tekan Stunting hingga di Bawah 10 Persen

27 Mei 2026 | 00:26 WIB Last Updated 2026-05-26T17:26:07Z


Padang, pasbana - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mulai menjalin kerja sama dengan Universitas Andalas untuk mempercepat penurunan angka stunting di daerah tersebut. Langkah awal kolaborasi itu dibahas dalam kunjungan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly ke kampus Unand, Selasa (26/5/2026).

Ahmad Fadly yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting (TP3S) Tanah Datar mengatakan, kerja sama itu akan difokuskan pada program jangka pendek, menengah, hingga panjang dengan target menekan prevalensi stunting di bawah 10 persen dalam lima tahun ke depan.

Dalam tahap awal, Unand akan melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang ditempatkan di 14 titik di Tanah Datar. Sebelum diterjunkan ke nagari, mahasiswa akan mendapatkan pembekalan khusus terkait edukasi, pencegahan, dan penanganan stunting.

“Mahasiswa nantinya ikut mendampingi masyarakat dan memberikan edukasi langsung terkait pola pencegahan stunting di nagari,” kata Ahmad Fadly.

Ia menegaskan, persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menyangkut faktor sosial, ekonomi, budaya, hingga pemberdayaan masyarakat. Karena itu, penanganannya dinilai perlu melibatkan perguruan tinggi dan berbagai pihak secara terintegrasi.

Sementara itu, Direktur Studi Unand Prof. dr. Andani Eka Putra menyebutkan program yang disusun bersama Pemkab Tanah Datar akan berbasis pendampingan masyarakat di tingkat nagari. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga aspek sosial, hukum, dan ekonomi.

Saat ini angka stunting di Tanah Datar masih berada di kisaran 26 persen. Melalui program kolaborasi tersebut, Unand menargetkan angka itu dapat ditekan hingga di bawah 14 persen dalam tiga sampai empat tahun mendatang.

“Fokus kita nanti bergerak di level nagari dengan pola pendampingan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update