Notification

×

Iklan

Iklan

6.021 UMKM Payakumbuh Kantongi Sertifikat Halal, Pemkot Kejar Target Oktober 2026

05 Juni 2026 | 06:49 WIB Last Updated 2026-06-04T23:49:41Z


PAYAKUMBUH, pasbana — Pemerintah Kota Payakumbuh terus mempercepat program sertifikasi halal bagi pelaku usaha menjelang tenggat wajib halal nasional yang akan berakhir pada Oktober 2026. Hingga awal Juni 2026, sebanyak 6.021 unit usaha di daerah tersebut telah berhasil memperoleh sertifikat halal.

Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 yang digelar di Balai Kota Payakumbuh. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat daya saing produk UMKM sekaligus memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi konsumen.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menilai sertifikasi halal kini menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha. Selain memenuhi ketentuan regulasi, sertifikat halal juga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas peluang pasar produk lokal.

"Kepastian halal tidak hanya menyangkut aspek keagamaan, tetapi juga menjamin standar kebersihan, keamanan, dan kualitas produk yang dikonsumsi masyarakat," ujarnya.

Pemerintah Kota Payakumbuh juga mengembangkan ekosistem industri halal melalui Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (Zona KHAS). Kawasan yang menjadi pusat kuliner malam tersebut saat ini telah diisi sekitar 75 pelaku usaha yang seluruhnya telah tersertifikasi halal.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Hendri Yazid, memastikan pihaknya terus memberikan pendampingan dan edukasi kepada pelaku usaha agar proses sertifikasi berjalan lebih cepat dan mudah.

Menurutnya, sertifikasi halal telah menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk daerah di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Karena itu, penyuluh agama Islam juga dilibatkan untuk membantu pelaku usaha memahami tahapan pengurusan sertifikat halal.

Program Sosialisasi WHO 2026 sendiri dilaksanakan serentak di 1.621 titik di berbagai daerah di Indonesia. Melalui percepatan sertifikasi halal ini, Payakumbuh berharap semakin banyak produk UMKM lokal mampu menembus pasar nasional dan memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pengembangan ekonomi halal di Sumatera Barat.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update