Notification

×

Iklan

Iklan

Festival Maantaan Sambareh 2026, Pariaman Perkuat Warisan Budaya di Tengah Era Modern

27 Juni 2026 | 06:47 WIB Last Updated 2026-06-26T23:47:36Z


Kota Pariaman, pasbana– Pemerintah Kota Pariaman kembali menegaskan komitmennya menjaga warisan budaya lokal melalui Festival Maantaan Sambareh Tingkat Kota Pariaman 2026 yang digelar di Muaro Pantai Gandoriah, Jumat (26/6/2026).

Festival tahunan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya masyarakat Piaman sekaligus mengenalkan tradisi kepada generasi muda di tengah derasnya arus modernisasi. Peserta festival berasal dari Bundo Kanduang di setiap kecamatan hingga pelajar SMA dan SMK se-Kota Pariaman.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengatakan tradisi Maantaan Sambareh bukan sekadar menyajikan kuliner khas daerah. Tradisi tersebut merupakan simbol penghormatan, silaturahmi, dan keharmonisan dalam kehidupan keluarga masyarakat Piaman.



"Tradisi Maantaan Sambareh mengajarkan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan, menghormati orang tua, serta memperkuat nilai-nilai sosial yang telah diwariskan secara turun-temurun," ujarnya.

Menurut Yota, pelestarian budaya harus menjadi perhatian bersama agar tidak tergerus perkembangan zaman. Karena itu, Pemko Pariaman akan terus mendukung berbagai kegiatan yang mampu menghidupkan kembali tradisi lokal sekaligus meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.



Festival ini juga diharapkan menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan tradisi Pariaman kepada masyarakat luas. Dengan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal,

Maantaan Sambareh dinilai tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga membuka peluang pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya di Kota Pariaman. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update