Notification

×

Iklan

Iklan

Ziarah Amanah Perkuat Eksistensi Silek Pangian di Tengah Modernisasi

11 Juni 2026 | 00:18 WIB Last Updated 2026-06-11T03:19:30Z


DHARMASRAYA, pasbana – Tradisi budaya Minangkabau kembali mendapat perhatian dalam kegiatan Ziarah Amanah Silek Pangian Rantau Batanghari yang digelar di Laman Tuo Silek Pangian, Sungai Dareh, Pulau Punjung, Selasa (10/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama keluarga besar Silek Pangian yang datang dari berbagai daerah di Sumatera Barat, Riau, Jambi, hingga perantauan lainnya.

Dalam sambutannya, Annisa menegaskan bahwa Ziarah Amanah tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi merupakan bentuk penghormatan kepada para guru dan pendahulu yang telah mewariskan nilai-nilai budaya, adat, dan persaudaraan selama lebih dari satu abad.

Menurutnya, keberlangsungan tradisi ini menunjukkan bahwa modernisasi tidak harus menghilangkan identitas budaya. Justru di tengah perkembangan zaman, generasi muda perlu semakin mengenal dan menjaga warisan leluhur sebagai bagian dari jati diri bangsa.

"Silek Pangian bukan hanya seni bela diri, tetapi juga mengandung nilai adat, agama, akhlak, penghormatan kepada guru, serta semangat persaudaraan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Minangkabau," ujar Annisa.

Ia juga mengingatkan bahwa Silek Pangian Rantau Batanghari telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Karena itu, pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.

Bupati mengajak generasi muda Dharmasraya untuk aktif mempelajari budaya daerah agar warisan tersebut tetap hidup dan berkembang di tengah arus globalisasi.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap silaturahmi antaranggota perguruan semakin kuat, persatuan masyarakat tetap terjaga, serta marwah Silek Pangian Rantau Batanghari terus lestari sebagai kebanggaan Dharmasraya dan Sumatera Barat. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update