Notification

×

Iklan

Iklan

Hari Mangrove Sedunia 2026, Jurnalis Lingkungan Siapkan Aksi Konservasi di Amping Parak

24 Juli 2026 | 07:38 WIB Last Updated 2026-07-24T00:38:00Z


PESISIR SELATAN, pasbana– Jurnalis Lingkungan Hidup mematangkan persiapan aksi penanaman mangrove dan pelepasan tukik di kawasan Konservasi Penyu Amping Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 26 Juli 2026. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Mangrove Sedunia sekaligus mendukung Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 10 Tahun 2026 tentang aksi pelestarian ekosistem pesisir.

Panitia telah mendistribusikan undangan kepada unsur pemerintah, legislatif, aparat penegak hukum, instansi vertikal, akademisi, organisasi kemasyarakatan, komunitas lingkungan, media, hingga tokoh masyarakat guna memperkuat kolaborasi dalam upaya konservasi.

Ketua Panitia, Soni, S.H., M.H., M.Ling, mengatakan seluruh persiapan teknis terus disempurnakan agar kegiatan memberi manfaat nyata bagi pelestarian lingkungan. Menurutnya, penanaman mangrove bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret memperkuat benteng alami pantai dari abrasi dan dampak perubahan iklim, sementara pelepasan tukik menjadi simbol komitmen menjaga keberlangsungan satwa yang dilindungi.

Amping Parak dipilih karena memiliki nilai ekologis tinggi sebagai lokasi pendaratan penyu bertelur serta kawasan mangrove yang berperan penting melindungi garis pantai dan menjadi habitat berbagai biota pesisir.

Mengusung tema "Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang", kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah, Forkopimda, DPR RI, DPD RI, DPRD, organisasi perangkat daerah, komunitas, dunia usaha, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

"Bagi kami, jurnalisme lingkungan tidak berhenti pada pemberitaan. Kami ingin hadir langsung sebagai bagian dari gerakan konservasi. Semakin banyak tangan yang menanam mangrove hari ini, semakin besar peluang generasi mendatang menikmati pesisir yang lestari," ujar Soni.(rilis) 

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update