Notification

×

Iklan

Iklan

Dua Inovasi Payakumbuh Raih Penghargaan TTG Sumbar 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:24 WIB



PADANG, pasbana Kota Payakumbuh menambah catatan prestasi di bidang inovasi setelah meraih dua penghargaan dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026.

Penghargaan itu diraih pada kategori Teknologi Tepat Guna dan Teknologi Tepat Guna Unggulan. Payakumbuh meraih Juara II melalui alat pendeteksi kualitas makanan dan minuman portabel yang dikembangkan inovator dari SMP Islam Raudhatul Jannah.

Sementara itu, Juara III kategori Teknologi Tepat Guna Unggulan diraih inovasi SAVIOR dengan sensor objek, teknologi pemantauan hama pertanian berbasis sensor yang dikembangkan Kepala SMA Boarding School Raudhatul Jannah.
Penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy di Padang pada Senin (17/8/2026), bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Capaian tersebut merupakan hasil proses seleksi dan penilaian selama sekitar tiga bulan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumatera Barat dengan melibatkan tim independen dari kalangan akademisi.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengapresiasi para inovator, siswa, pembimbing, dan pihak yang mendukung pengembangan karya tersebut. Ia berharap inovasi tidak berhenti sebagai karya kompetisi, tetapi berkembang menjadi solusi yang benar-benar digunakan masyarakat.

Catatan prestasi ini memperpanjang kiprah Payakumbuh dalam kompetisi inovasi. Sebelumnya, pada 2024, kota tersebut menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Sumbar yang mewakili provinsi pada kompetisi tingkat nasional dan meraih Juara IV Nasional.

Kepala Bappeda Payakumbuh Syafwal menyebut daerahnya telah menghasilkan 68 inovasi Teknologi Tepat Guna sepanjang 2019–2025. Pemerintah kota kini mendorong penguatan perlindungan karya melalui fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Dengan dua penghargaan terbaru ini, tantangan Payakumbuh berikutnya bukan sekadar mempertahankan tradisi juara, melainkan memastikan inovasi pelajar dan masyarakat memiliki keberlanjutan, nilai guna, serta dampak nyata bagi daerah.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update