Notification

×

Iklan

Iklan

Growth Investing: Cara Memburu Saham yang Berpotensi Naik 10x

Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:50 WIB


Pasbana - Mencari saham 10x bukan berarti berburu saham dengan harga paling murah. Ibarat menanam pohon, growth investor lebih tertarik pada bibit kecil yang tumbuh cepat ketimbang pohon tua yang sudah sulit berkembang.

Inilah inti growth investing: membeli bisnis yang punya peluang memperbesar pendapatan, laba, dan pangsa pasar secara signifikan dalam jangka panjang.

Bagi investor ritel, pendekatan ini penting karena keuntungan besar di pasar saham sering kali datang dari compounding—pertumbuhan yang terus bertambah dan menghasilkan efek berantai.

Apa yang Dicari Growth Investor?

Ada beberapa indikator yang layak diperiksa sebelum sebuah saham dimasukkan ke daftar pantauan:

  • Pasar masih luas. Industri seperti kecerdasan buatan (AI), cloud computing, kendaraan listrik, dan pembayaran digital memiliki ruang pertumbuhan yang besar.
  • Pendapatan konsisten meningkat. Pertumbuhan penjualan menunjukkan perusahaan mampu mendapatkan pelanggan dan memperbesar bisnis.
  • Laba tumbuh lebih cepat. Jika pendapatan naik 30%, tetapi laba meningkat 50%, perusahaan bisa menunjukkan efisiensi dan skala bisnis yang semakin baik.
  • Punya keunggulan kompetitif. Merek kuat, teknologi, jaringan distribusi, biaya rendah, atau network effect dapat membuat pesaing sulit mengejar.
  • Manajemen mampu mengalokasikan modal. Pertumbuhan yang sehat membutuhkan keputusan investasi dan ekspansi yang tepat.

Contoh Nyata: NVIDIA

Perjalanan NVIDIA menunjukkan bagaimana pertumbuhan bisnis dapat menjadi mesin utama kenaikan nilai perusahaan. Dalam laporan kuartal pertama fiskal 2027, pendapatan NVIDIA mencapai US$81,6 miliar, naik 85% secara tahunan. Pendapatan Data Center bahkan melonjak 92% menjadi US$75,2 miliar, didorong ekspansi infrastruktur AI. 

Namun, contoh seperti NVIDIA juga mengingatkan investor bahwa pertumbuhan tinggi tidak otomatis berarti saham murah. Harga pembelian dan ekspektasi pasar tetap menentukan hasil investasi.

Bagaimana Mencari Kandidat 10x?

Daripada hanya bertanya, “PER-nya murah atau mahal?”, growth investor dapat mengajukan pertanyaan yang lebih fundamental:
  • Apakah industrinya masih berkembang?
  • Apakah pendapatan mampu tumbuh konsisten?
  • Apakah laba ikut meningkat?
  • Apakah utang masih terkendali?
  • Apakah perusahaan mempunyai keunggulan yang sulit ditiru?
  • Apakah manajemen punya rekam jejak yang baik?
  • Apakah valuasinya masuk akal dibanding prospek pertumbuhan?

Kuncinya bukan menemukan saham yang pasti naik 10x. Tidak ada formula yang menjamin itu.

Tujuan growth investing adalah menemukan perusahaan yang secara fundamental memiliki peluang membuat bisnisnya berkali-kali lebih besar dalam 10–20 tahun.

Jadi, jangan hanya mencari saham murah. Carilah bisnis luar biasa yang masih punya ruang untuk tumbuh.

Semakin baik investor memahami laporan keuangan, industri, manajemen, valuasi, dan risiko, semakin rasional pula keputusan investasinya. Di pasar saham, literasi finansial tetap menjadi modal utama sebelum mengejar multibagger.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update