PADANG, pasbana — Perumda Air Minum Kota Padang menyatakan pelayanan distribusi air bersih di sejumlah wilayah yang sebelumnya terdampak gangguan mulai kembali normal. Perbaikan infrastruktur Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun menjadi salah satu langkah penting untuk memulihkan layanan kepada pelanggan.
Gangguan sebelumnya dirasakan pelanggan di kawasan pusat Kota Padang, termasuk Belanti, Lolong, Gunung Pangilun, dan Alai Parak Kopi. Kondisi tersebut dipicu kerusakan infrastruktur pengolahan air serta perubahan kualitas air baku setelah bencana yang melanda Kota Padang pada akhir 2025.
Perbaikan Infrastruktur Jadi Kunci Pemulihan
Perumda Air Minum sebelumnya menjelaskan bahwa IPA Gunung Pangilun belum dapat beroperasi secara optimal setelah terdampak bencana. Selain kerusakan instalasi, kualitas air baku dari Sungai Batang Kuranji juga mengalami perubahan dengan kandungan lumpur yang lebih tinggi.Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan kondisi tersebut membuat proses pengolahan air membutuhkan penanganan lebih besar.
“Saat ini kondisi air baku lebih banyak mengandung lumpur, sehingga kami harus bekerja lebih keras dalam proses pengolahannya,” ujar Adhie.
Pemulihan layanan menjadi perhatian penting karena IPA Gunung Pangilun memasok kebutuhan sekitar 50.000 pelanggan. Pada masa gangguan, pelanggan tidak hanya menghadapi tekanan air yang rendah, tetapi juga aliran yang terhenti pada waktu tertentu.
Perumda sebelumnya memilih tetap mengoperasikan sistem yang tersedia sembari melakukan rehabilitasi, dibandingkan menghentikan distribusi secara total. Opsi penghentian dinilai berisiko membuat pelanggan kehilangan pasokan air selama beberapa bulan.
Manajemen juga menyediakan bantuan air bersih melalui mobil tangki bagi pelanggan yang mengalami gangguan. Layanan tersebut diberikan gratis dengan pengajuan melalui kanal resmi perusahaan.
Pemulihan distribusi menjadi kabar penting bagi pelanggan yang selama berbulan-bulan harus menampung air pada malam hari atau mencari sumber air alternatif. Dengan perbaikan infrastruktur, Perumda diharapkan mampu mengembalikan kualitas dan kontinuitas layanan sekaligus memperkuat ketahanan sistem penyediaan air bersih Kota Padang.(*)




