Notification

×

Iklan

Iklan

Rendang 2,1 Ton dari Sumbar Jadi Logistik Pangan untuk Korban Gempa NTT

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:24 WIB
 


LABUAN BAJO, pasbana — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyalurkan 2,12 ton rendang untuk masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (25/8/2026). Bantuan pangan tersebut dikirim ketika penanganan pascabencana di sejumlah wilayah Flores masih berlangsung.

Rendang dipilih bukan sekadar sebagai simbol kuliner Minangkabau, tetapi karena dinilai praktis, tahan lama, dan siap dikonsumsi dalam kondisi darurat.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyerahkan bantuan itu langsung di Labuan Bajo sebelum sebagian logistik diterbangkan ke Kabupaten Manggarai. 

Penyaluran bantuan dipusatkan di Posko Logistik Nasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Labuan Bajo dan Kabupaten Manggarai. Sebanyak 500 kilogram rendang dikirim langsung ke Manggarai menggunakan pesawat Susi Air yang difasilitasi BNPB.

“Totalnya sebanyak 2 ton 120 kilo, sebagian kita serahkan melalui Posko Logistik Nasional BNPB dan sebagian lagi kita antar langsung ke Kabupaten Manggarai,” kata Mahyeldi.

Menurut dia, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas masyarakat dan Pemprov Sumbar kepada warga NTT yang masih menghadapi dampak bencana. Rendang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak sekaligus petugas yang bekerja di lapangan.

Mahyeldi menilai karakter rendang yang relatif tahan lama membuatnya cocok menjadi salah satu logistik pangan dalam situasi kebencanaan. “Mudah-mudahan bantuan ini memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” ujarnya.

BNPB memfasilitasi distribusi bantuan tersebut, termasuk pengiriman ke wilayah Manggarai melalui jalur udara. Bantuan ini menambah dukungan pangan dari berbagai pihak dalam penanganan dampak gempa di wilayah Flores dan sekitarnya. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update