Pasbana - Timnas voli putri Indonesia dipastikan tampil tanpa Megawati Hangestri Pertiwi pada Kejuaraan Voli Asia 2026 di Tianjin, China. Sebanyak 14 pemain telah dipilih untuk memperkuat Merah Putih dalam turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada 21–30 Agustus 2026.
Absennya Megawati menjadi perhatian utama dalam komposisi skuad tersebut. Selain opposite andalan Indonesia itu, kapten tim serta satu pemain opposite lainnya juga tidak masuk dalam daftar yang dibawa ke China. Komposisi tim pun mengalami perubahan cukup signifikan dibandingkan kekuatan Indonesia pada sejumlah ajang sebelumnya.
Komposisi Skuad Indonesia Berubah
Keputusan membawa 14 pemain menunjukkan tim pelatih melakukan penyesuaian untuk menghadapi persaingan di level Asia. Perubahan paling mencolok terlihat pada sektor opposite yang kehilangan salah satu pemainnya, sementara posisi Megawati juga tidak tersedia.Situasi tersebut membuat Indonesia harus mengandalkan pemain lain untuk mengisi peran sebagai sumber utama serangan. Pergeseran komposisi sekaligus membuka peluang bagi pemain yang selama ini menjadi pelapis untuk mendapatkan tanggung jawab lebih besar.
Kejuaraan Voli Asia 2026 menjadi panggung penting bagi Indonesia untuk menguji kedalaman skuad. Persaingan di level Asia menuntut konsistensi permainan, terutama dalam menghadapi tim-tim yang memiliki tradisi kuat di bola voli.
Absennya beberapa nama utama tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun, kondisi tersebut juga dapat menjadi momentum bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan dan mengambil peran sentral di dalam tim.
Indonesia dijadwalkan bertanding di Tianjin pada 21–30 Agustus. Dengan waktu persiapan yang terbatas, kekompakan dan kemampuan beradaptasi akan menjadi faktor penting untuk menjaga peluang Indonesia bersaing sepanjang turnamen.
Daftar 14 pemain yang telah diumumkan menjadi gambaran awal strategi Indonesia. Perhatian berikutnya akan tertuju pada siapa yang dipercaya menjadi motor serangan sekaligus pemimpin permainan saat Merah Putih mulai bertanding di China.
(*)




