Notification

×

Iklan

Iklan

17 Rumah di Pasaman Terendam Banjir, Dua Tak Bisa Dihuni

Sabtu, 19 September 2026 | 22:58 WIB



PASAMAN, pasbana — Sebanyak 17 rumah warga di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, terdampak banjir setelah hujan deras memicu luapan sungai pada Jumat (18/9/2026) sore. Air yang masuk ke kawasan permukiman juga berdampak pada lahan pertanian serta jaringan air bersih warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman mencatat, rumah yang terdampak tersebar di dua kawasan. Sebanyak tujuh rumah berada di Kampung Parit, sedangkan 10 rumah lainnya berada di Tolang Dolok.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman, Mardianto, mengatakan kondisi air kini telah surut. Namun, dua rumah mengalami kerusakan sehingga tidak dapat ditempati untuk sementara waktu.
“Dari belasan rumah terendam itu, dua di antaranya tidak dapat dihuni. Saat ini air telah surut,” kata Mardianto, Sabtu (19/9/2026).

Dua rumah yang terdampak cukup parah masing-masing milik Ndek Adit di Kampung Parit dan Ndek Yoga di kawasan Jembatan Pasar Simpang Tonang.

Rumah Ndek Adit diketahui dihuni empat orang. Setelah rumah mereka tidak lagi layak ditempati, para penghuni memilih mengungsi ke rumah kerabat.
Mardianto menyebut seluruh warga yang terdampak dalam kejadian tersebut berhasil menyelamatkan diri.

“Beruntung semua penghuni selamat, mereka saat ini mengungsi ke rumah kerabatnya,” ujarnya.

Selain permukiman, banjir juga berdampak terhadap sektor pertanian dan peternakan. Jaringan air bersih di sejumlah bagian Kampung Parit turut mengalami gangguan.
BPBD mencatat sekitar lima hektare lahan pertanian terdampak banjir. Area tersebut sebagian besar digunakan warga untuk menanam padi dan jagung.

Menyusul kejadian tersebut, BPBD mengingatkan masyarakat Simpang Tonang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan. Warga juga diminta berhati-hati ketika beraktivitas, terutama apabila hujan kembali mengguyur wilayah tersebut.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update