PAYAKUMBUH, pasbana — Akses sanitasi layak di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, kini mencapai 99,20 persen. Di tengah capaian tersebut, pemerintah daerah masih memperluas fasilitas sanitasi bagi keluarga berpenghasilan rendah agar kualitas sanitasi tidak berhenti pada sekadar akses.
Pada 2026, Pemerintah Kota Payakumbuh membangun 100 tangki septik individu bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program itu tersebar di lima kecamatan dan 21 kelurahan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman di Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PKP), Rabu (23/9/2026).
Elzadaswarman mengatakan penyediaan sanitasi layak penting untuk menekan risiko pencemaran lingkungan dari limbah domestik sekaligus menjaga kesehatan keluarga.
“Dari rumah yang sehat, kita bangun keluarga yang sehat. Dari keluarga yang sehat, kita bangun masyarakat yang kuat,” ujarnya.
Kepala Dinas PKP Payakumbuh Marta Minanda mengatakan pembangunan 100 unit tersebut telah dimulai sejak 10 Agustus 2026. Hingga 23 September, progres fisiknya mencapai 75 persen.
Rinciannya, 28 unit dibangun di Payakumbuh Barat, 21 unit di Lamposi Tigo Nagori, 19 unit di Payakumbuh Utara, 17 unit di Payakumbuh Timur, dan 15 unit di Payakumbuh Selatan.
Program serupa telah berjalan sejak 2017. Hingga 2026, total 4.690 unit tangki septik telah dibangun untuk masyarakat.
Meski akses sanitasi layak sudah 99,20 persen, akses sanitasi aman baru mencapai 23,15 persen. Angka tersebut menunjukkan masih terdapat pekerjaan lanjutan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sanitasi di Payakumbuh.(*)




