MAWAR ATAWA DURI
memaknai
hidup. Membuang keluh-kesah beranak duri dalam
daging.
: jangan mengurung diri
dalam lingkaran
dendam.
memaknai
hidup. Membuang duri dalam daging. Aku semenjak dalam kandungan, duri itu telah ditanam sehingga tumbuh subur dalam seluruh
tubuhku.
: bahkan dalam nafasku
duri itu tumbuh.
memaknai
hidup. Mematahkan duri yang tumbuh dalam tubuh--digantikan mawar agar kehidupan terjalani dalam semerbak wewangian
tanpa henti.
: seikat mawar tak
mampu membunuh
bau busuk.
Ah!
-Padangpanjang, 2026-
CATATAN
darah
romantika masa silam
terlepas dari kurang
dan lebih.
: mengenang sejarah
yang hanya tercatat
dikepala.
membaca
Iskandar Muda, Teuku Umar, Teungku Chik Di Tiro, Sisingamangaraja, Pangeran Diponegoro, Imam Bonjol, Patimura, Daoed Beureueh, Bung Karno, Hatta, Syahril
Hasan Tiro.
: Bung!
pilu-luka-nyeri tumpah
di sajadah.
Ah!
Padang-Solo, 2001-2026
JALAN PULANG
pulang
pergi. Jauh dekat tak lelah
aku mencari cinta yang hilang
dalam pelukan
kehangatan
kasih.
: berbelok ke dalam diri.
pulang
pergi. Ketika napas mengecilkan diri memasuki hati yang lain. Aku
tak apa bila tak
sayang.
: air mata jatuh di jiwa.
pulang
pergi. Aku tak menemukan istana dalam rumah disekeliling hanya
pintu terbuka.
: rumah paling setia
ada dalam diri.
Ah!
-Padang Panjang, 2026-
MAKAM BULAN
aku
tanam bulan di hati
agar rindu
terisi.
Ah!
-Padang Panjang, 2008-
Biodata singkat:
Sulaiman Juned merupakan Sastrawan, esais, kolomnis, sutradara teater, aktor. Dosen pada Jurusan Seni Teater dan Pascasarjana ISI Padangpanjang, Sumatera Barat. Pendiri Sanggar Cempala Karya Banda Aceh (1986), Pendiri Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang (1997), Pendiri UKM Teater Nol Universitas Syiah Kuala, Aceh (1990), Staf Humas Univ. Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh (1986/1995), Pendiri Majalah Kiprah Dinas Pendidikan Aceh (1990), Kepala Humas ISI Padangpanjang (2010/2018), Pendiri UKM PersMa Pituluik ISI Padangpanjang (1997), Ketua Jurusan Seni Teater ISI Padangpanjang (2019/2023), Dewan Pakar pada Dewan Kesenian Aceh (2005/2018), Ketua Panitia Pendirian kampus ISBI Aceh (2012/2015), Ketua Umum Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Sumatera Barat.




