Notification

×

Iklan

Iklan

Walikota Solok Zul Elfian, SH, M.Si Dt Tianso, Toko Adat dan Bundo Kanduang Kota Solok Ajak Masyarakat  Tolak Aksi People Power 22 Mei 2019

21 Mei 2019 | 07:28 WIB Last Updated 2019-05-21T04:25:55Z
Walikota Solok H.Zul Elfian, SH , M.Si

Solok - Walikota Solok H.Zul Elfian, SH , M.Si mengajak warga Kota Solok untuk Menolak Aksi poeple Power 22 Mei 2019. Menurutnya masyarakat Kota Solok perlu menahan diri dari semua isi yang berkembang paska pemilu 2019 ini, agar masyarakat Kota Solok selalu menjaga situasi tetap aman dan damai dan jangan terpancing issu people power.

Jangan bertindak inkonstitusional Karena itu, akan dapat memecah persatuan sesama anak bangsa  terlebih bagi kita umat Islam pada saat sekarang Bulan Suci Ramadhan mari kita saling menahan diri, menahan emosi dan memperbanyak ibadah,ungkap Walikota Solok,Sabtu(18/05) kemarin di rumah dinas Walikota Solok.

 Zul Elfian juga mengucapakan selamat menunaikan ibadah puasa 1440 H dan mengajak masyarakat Kota Solok agar menjaga situasi kamtibmas Kota Solok
selain mengajak beribadah dengan khusu' dan tidak menghadiri people power, Walikota juga mengapresiasi penyelenggaraan pemilu Pileg dan pemilu Pilpres  kepada Polres Solok Kota, Kodim 0309 Solok, KPU Kota Solok dan Bawaslu Kota Solok atas lancarnya pemilu 2019 di Kota Solok, tutupnya.

Ketua LKAAM Kota Solok Rusli Katib Sulaiman dan  Ketua Bundo kanduang Kota Solok Ayang Sitta Novembra

Terpisah Ketua LKAAM Kota Solok Rusli Katib Sulaiman juga mengajak masyarakat Kota Solok untuk menjaga ketertiban dan situasi tetap aman di Kota Solok.
Tokoh adat ini meminta anak kemanakan untuk menahan diri dan tidak terpancing issu terkait poeple power, mari kita gunakan momen puasa Ramadhan 1440 H  ini untuk memperbanyak ibadah. Mari kita manfaatkan untuk melatih dan menahan diri dan menahan emosi, " ujar H. Rusli Khatib Sulaiman. yang di dampingi Ketua Bundo Kanduang Ayang Sitta Novembra di Solok,  Senin (20/5).

Lebih jauh dikatakannya,  puncak demokrasi pada 17 April lalu, telah membuat masyarakat terpecah pecah karena berbeda pilihan, semestinya usai pemilu seluruh elemen masyarakat harus menahan diri dengan lapang dada menerima  hasil pemilu, semuanya harus mempererat hubungan silaturahmi,hubungan kekerabatan yang sempat retak harus direkat kembali, kita harus bersatu kembali dan konsisten menjaga keamanan dan ketertiban.


Senada dengan itu, H. Rusli Khatib Sulaiman, Ketua Bundo kanduang Kota Solok Ayang Sitta Novembra juga mengajak masyarakat untuk tidak terpancing issu people power atau pun aksi 22 Mei 2019 di Jakarta, mari kita fokus saja menjalankan ibadah dengan khusu' dan untuk  tidak bertindak inkonstitusional yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa, Tutupnya. (Nal)

Berikut video penyampaian Walikota Solok  H.Zul Elfian, SH , M.Si untuk masyarakat ;