Notification

×

Iklan

Iklan

LBH Padang: PLTU Ombilin Segera Menghentikan Operasional Sampai Perbaikan Selesai

24 Juni 2019 | 23:02 WIB Last Updated 2019-06-24T16:04:23Z
Ilustrasi

Sawahlunto -- Kondisi kesehatan masyarakat di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto yang berada di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ombilin kian menghawatirkan. Berdasarkan data BPS dalam tiga tahun terakhir terjadi peningkatan jumlah penderita ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) di daerah itu.
“Jumlah penderita ISPA dari tahun ke tahun kian meningkat. Tahun 2014 terdapat 4.914 penderita ISPA, 2015 mencapai 5.038 orang dan di tahun 2015 dilakukan pemeriksaan kesehatan paru pada 50 murid SDN 19 Sijantang 76% diantaranya telah mengalami penurunan fungsi paru serta mengalami bronkitis kronis dan TB paru,” ungkap Direktur LBH Padang, Wendra Rona Putra saat konferensi pers di Kantor LBH Padang, Senin (24/6/2019).
Lebih lanjut Wendra mengatakan, penyebab utamanya ialah kebocoran limbah FABA (fly ash and bottom ash) ke Sungai Batang Ombilin. PLTU Ombilin telah mengalami kerusakan filter (penyaring) udara pada cerobong tempat saluran akhir pembuangan limbah abu terbang (fly ash). 
Berdasarkan hasil pemantauan kualitas udara di desa Sijantang Koto, Kecamatan Talawi pada minggu terakhir menunjukkan peningkatan partikel mikron (PM) 2,5 yang signifikan situasi ini sudah tak layak untuk dihirup oleh makhluk hidup.
Untuk itu, LBH Padang mendesak PLTU Ombilin segera menghentikan operasional pembangkit tenaga uap sektor Ombilin hingga proses perbaikan selesai.
“Kami juga meminta KLHK untuk mengambil langkah tegas berupa penegakan hukum pidana lingkungan,” katanya.(Ril/*)