Notification

×

Iklan

Iklan

Peringati Hari Film Nasional, Dinas Kebudayaan Sumbar Adakan Festival Film Dokumenter Tingkat Nasional

30 Maret 2021 | 22:48 WIB Last Updated 2021-03-30T21:55:54Z

Peringati Hari Film Nasional, Dinas Kebudayaan Sumbar Adakan Festival Film Dokumenter Tingkat Nasional


PadangBertujuan mengajak sineas dari seluruh Indonesia untuk mengirimkan karya terbaiknya, Dinas Kebudayaan Sumatera Barat meluncurkan Festival Film Dokumenter tingkat nasional bertajuk Dokufes 2021 berhadiah total Rp74 juta, di Padang, Selasa (30/03) 


Gubernur Sumbar Mahyeldi diwakili Asisten III Nasir Ahmad mengajak semua pihak, tidak hanya bagi sineas, bersama-sama memajukan film Indonesia, sekaligus memaknai Hari Film Nasional ke-71. Dalam festival ini tema yang diangkat adalah Pahlawan Kebudayaan.


Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti mengatakan, kegiatan Festival Film Dokumenter Sumatera Barat tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kreativitas para pembuat film dan komunitas film provinsi ini dan Indonesia pada umumnya.

“Festival Film Dokumenter ini sebagai media apresiasi, edukasi dan pengarsipan budaya yang merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan ketahanan budaya,”katanya.

Dengan adanya festival tersebut, kata Gemala, dapat memberikan kesempatan bagi pembuat dan komunitas film untuk dapat berekspresi, berkreasi, dan berkarya dalam bidang seni perfilman.

Karya film dokumenter, menurutnya, akan menjadi solusi dari persoalan saat ini, serta program pemerintahan karena terkait dengan informasi dalam berbagai hal seperti persoalan pendidikan, seni dan budaya, kearifan lokal dan sebagainya.

Menurut Gemala, film dokumenter di Indonesia kini berkembang baik sehingga berfungsi sebagai media promosi bagi program-program pemerintah serta mengedukasi masyarakat mengenai informasi - informasi budaya.

Semakin majunya teknologi, kata dia, film dokumenter pun semakin banyak diminati oleh personal bahkan kelompok, selain itu film itu dapat memberikan penjelasan informasi dan pengetahuan terkait topik yang diulas secara detail dan rinci.

Gemala menjelaskan, tema “Pahlawan Kebudayaan” pada Dokufes 2021 menceritakan realita seseorang atau kelompok yang selama ini berbuat untuk masyarakat banyak dalam mewujudkan ketahanan budaya atau melestarikan kebudayaan.

Bagi pemenang terbaik dalam festival yang memiliki tagline “Your Identity, Your Glory” itu akan ditayangkan pada Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat pada tanggal 1 Oktober 2021.

Direktur Festival Dokufes 2021, Ella Angel mengatakan kompetisi film dokumenter itu mulai dibuka pada tanggal 30 Maret bertepatan dengan Hari Film Nasional hingga Agustus 2021. Nantinya proses kurasi akan dilakukan oleh kurator/tim program dan pihak Dinas Kebudayaan Sumbar.

Peserta yang bisa mengikuti kompetisi tidak hanya dari Sumbar, melainkan juga bagi seluruh sineas dan komunitas film di nusantara.

Selanjutnya Tim Juri akan akan memilih sejumlah film terbaik yang masuk nominasi dan menentukan lima finalis sebagai pemenang yang berhak mendapatkan uang pembinaan dengan jumlah total Rp74 juta.

“Pada saat Grand Final juga diadakan pemutaran film-film nominasi kemudian diskusi bersama juri dan kritikus film untuk mereview kembali masing-masing karya yang lolos menjadi nominasi,” jelasnya.

Diskusi itu bertujuan untuk menggali potensi dan menjadi wadah dalam memberi masukan dan pembelajaran serta memotivasi sineas atau komunitas dalam memproduksi karya selanjutnya yang lebih baik lagi.

Harapannya dokufes dapat menjadi awal yang baik , sebuah ruang edukasi dari sekian banyak informasi budaya. Selain itu Dokufes juga diharapkan dapat menjadi program yang berkelanjutan setiap tahunnya, sehingga menjadi identitas tersendiri bagi sumbar nantinya.

Informasi lebih lanjut mengenai dokufes dan tentang syarat serta ketentuan dalam mengikuti Festival Film Dokumenter 2021 ini, dapat dilihat di akun instagram dengan alamat @dokufes. (Ant