Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Mahyeldi Bergerak Sigap Tekan Penyebaran Covid-19 di Sumbar

29 Juli 2021 | 22:30 WIB Last Updated 2021-07-30T03:37:00Z


Padang - Setelah mengupayakan ketersediaan oksigen dan menyalurkan beras bagi Keluarga Penerima Manfaat akibat PPKM, Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, kali ini sambangi tenaga kesehatan yang berada pada garda terdepan dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Sumatera Barat.

Berkunjung ke RSUD Dr. Ahmad Muchtar Bukittinggi Kamis (29/7), Gubernur melihat langsung kondisi tenaga kesehatan yang bertugas dalam menghadapi pandemi saat ini. 

Berkesempatan bertemu dan berkomunikasi langsung dengan beberapa tenaga kesehatan dan pasien Covid-19 yang tengah dirawat melalui video call, Buya Mahyeldi kembali mengingatkan pentingnya memberikan dukungan psikologis terhadap pasien Covid-19 yang tengah dirawat.

"Kita kan bisa lihat sendiri, bahwa petugas kesehatan yang bertugas pada pasien Covid-19 memakai baju hazmat. Sehingga tidak bisa kelihatan senyum perawat atau dokternya. Padahal itu bisa membantu psikologis pasien untuk sembuh," ujarnya.

Mengamini pesan Buya Mahyeldi, penanggung jawab ruang HCU RSUD Ahmad Muchtar, dr. Roniza, SpAn, menjelaskan bahwa memang penderita Covid-19 kerap terkejut dengan dampak yang diterima tubuh mereka.

"Pada satu titik, seorang positif Covid-19 bisa sangat menderita dikarenakan rendahnya daya serap oksigen dan sulitnya mereka untuk bernafas. Kondisi semacam ini kadang membuat pasien kurang kooperatif. Dan pada masa-masa seperti ini dukungan psikologis dan spritual seperti yang disampaikan Pak Gubernur tadi sangat dibutuhkan," jelasnya.

Menutup kunjungan kali ini, Buya Mahyeldi juga menyempatkan membawa beberapa bingkisan yang diperuntukan bagi tenaga medis yang tengah bertugas.

"Mohon diterima bingkisan ini. Semoga Ibu tetap sehat. Kami di luar berusaha agar pasien yang dirawat di rumah sakit berkurang. Berikan terus semangat kepada pasien. Kami berterima kasih kepada Ibu serta semua petugas kesehatan atas dedikasi yang ditunjukan dalam bertugas. Insya Allah pahalanya dunia akhirat," tutup Gubernur Sumatera Barat ini sambil menyerahkan bingkisan kepada Nonong, salah satu perawat yang bertugas merawat pasien Covid-19. (Rel/bd)