Notification

×

Iklan

Iklan

Anggota DPR RI Athari Gauthy Ardi Berhasil Alirkan Ratusan Milyar Dana APBN Ke Sumbar

28 April 2022 | 05.55 WIB Last Updated 2022-04-27T22:55:52Z



pasbana.com - Kabuik manyalimuti Gunuang Singgalang. Tagak sabarih jo Gunuang Marapi. Tasabuik Athari di Ranah Minang. Srikandi asal Solok mambangun nagari. 


Pantun itu, dibacakan Novri Investigasi, saat menjadi moderator pada acara audensi Athari Gauthy Ardi, anggota Komisi V DPR RI dengan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumbar di hotel Kawana, Rabu (27/4). Audensi bertajuk "Kilas Balik Tiga Tahun Jabatan Athari Gauthy Ardi untuk Langkah Sumatera Barat Masa Depan" itu, menyoal masalah pembangunan infrastruktur di Sumbar.


Berada di komisi "Mata Air" dan bermitra dengan Kementerian PUPR, Athari berjuang sendirian. Karena ia satu satunya anggota DPR RI duduk di komisi V tersebut. Kerja keras terus dilakukan untuk mengkaitkan dana pusat untuk daerah pemilihannya. Sejak tahun 2020, ratusan miliyar dana APBN diraih. 


Baik, untuk progam bedah rumah, Kotaku, Pisew, MCK untuk pesantren, pansimas. Termasuk juga, Jalan Lintas Sumatera, Sijunjung-Dharmasraya, Batas Jambi - Batas Riau. Juga rehabilitasi Batang Lembang dan Batang Tapan. Untuk tahun 2022 ini, Athari juga sukses mengaet dana pusat. 

Ini terlihat dari rekapitulasi program kegiatan komisi V DPR RI untuk Sumatera Barat, Athari Gauthy Ardi. Bahkan total kegiatan untuk tahun ini, nilainya sangat fantastis, yakni  Rp134.325.000.000. Rinciannya, untuk Pisew (CK PUPR) anggarannya Rp500.000.000, jumlah usulan 6. Total anggaran Rp3.000.000.000.


Program Kotaku (CK PUPR), anggaran Rp1.000.000.000, jumlah kegiatan 5. Total Rp5.000.000.000. Begitu juga dengan program Sanimas (CK PUPR), anggaran Rp500.000.000, jumlah usulan 2. Total anggaran Rp1.000.000.000. 


Seterusnya, program Sanitasi Pedesaan (CK PUPR), anggaran Rp500.000.000, jumlah usulan 9. Total anggaran Rp4.500.000.000. Program Sanitasi LPK (CK PUPR), anggaran Rp200.000.000, jumlah usulan 20. Total anggaran Rp4.000.000.000.


Berikut, program Pansimas (CK PUPR), anggaran Rp400.000.000, jumlah usulan 12. Total anggaran Rp4.800.000.000. Program BSPS (Perumahan PUPR), anggaran Rp20.000.000, jumlah usulan 1750. Total anggaran Rp35.000.000.000


Program P3TGAI (SDA PUPR),  anggaran Rp195.000.000, jumlah usulan 124.Total anggaran Rp24.375.000.000. Termasuk juga, Normalisasi Batang Lembang (SDA PUPR) anggaran Rp19.200.000.000


Normalisasi Batang Tapan (SDA PUPR), anggaran Rp32.000.000.000, jumlah usulan 1. Total anggaran Rp32.000.000.000. Bus Sekolah (Hubdar Perhubungan) anggaran Rp600.000.000, jumlah usulan 1. Total anggaran Rp600.000.000.


Ada juga Bantuan Bumnag (Kemendes PDTT), anggaran Rp50.000.000, jumlah usulan 5. Total anggaran Rp250.000.000. Desa Wisata (Kemendes PDTT), anggaran Rp500.000.000, jumlah usulan 1. Total anggaran Rp500.000.000.


"Anggaran tersebut melalui perjuangan berat dan kerja keras. Demi pembangunan infrastruktur di Sumbar," kata Athari sembari mengatakan, satu satunya anggota komisi V dari Sumbar, ia berupaya memperjuangkan dana pusat, terutama daerah pemilihannya.


Posisinya yang strategis di komisi V, sayangnya, tak satupun OPD Pemrov Sumbar berkoordinasi dengannya. Padahal, Sumbar sangat minim mengalokasikan untuk pembangunan infrastruktur. Sebab, sudah tersedot untuk anggaran rutin.


"Apalagi, ada undang undang baru, jalan nasional, juga bisa mengerjakan jalan provinsi, kabupaten dan kota."Disini dituntut peran kepala daerah untuk bisa menggaet dana pusat dan bisa berkoordinasi dengannya di Komisi V," kata Athari sembari mengatakan, memang sudah ada beberapa bupati dan walikota, sudah melakukan koordinasi dengannya.


Meskipun demikian, anak Epyardi Asda, Bupati Kabupaten Solok ini, tetap bertekat membangun infrastruktur di Sumbar melalui komisi V. Bekerja dan terus bekerja, karena usianya masih muda." Saya ingin memberikan yang terbaik untuk Sumbar, terutama pembangunan Sumbar. Apalagi, ia duduk di DPR RI tak berapa lama lagi," katanya. (Rel/nal) 

×
Berita Terbaru Update