Notification

×

Iklan

Iklan

Banjir Bandang Sungai Muaro Pisang Terjang Maninjau, 40 Rumah Terdampak dan 200 Warga Mengungsi

01 Januari 2026 | 10:53 WIB Last Updated 2026-01-02T02:00:22Z


Agam, pasbana - Banjir bandang kembali melanda kawasan Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bupati Agam, Benni Warlis, menyatakan sedikitnya 40 unit rumah terdampak akibat meluapnya Sungai Muaro Pisang, Kamis (31/12).

“Sebanyak 40 rumah berada di sepanjang aliran sungai dan kemasukan material banjir bandang,” ujar Benni di Lubuk Basung. Ia menambahkan, potensi rumah terdampak masih bisa bertambah karena aliran sungai sempat tersumbat material longsor di hulu, menyebabkan air meluber ke wilayah lain meski saat itu tidak terjadi hujan.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 200 warga terpaksa mengungsi ke musala, rumah kerabat, dan fasilitas pemerintah. Menurut Benni, kondisi ini sudah berulang hingga lima kali sejak akhir November 2025, sehingga memicu ketakutan warga. 

“Setiap terdengar suara dentuman dari arah hulu, warga kembali mengungsi,” katanya.
Bupati menilai situasi ini mencekam karena aliran sungai sempat berpindah dan mengancam permukiman lain. Meski saat ini aliran air mulai mengering, risiko longsor susulan masih perlu diwaspadai.

Pemerintah daerah akan melaporkan kondisi tersebut kepada Gubernur Sumatera Barat dan Balai Wilayah Sungai V untuk penanganan teknis berbasis kajian keilmuan.

Selain merusak permukiman, material banjir juga menimbun satu unit alat berat dan menutup jalan provinsi Lubuk Basung–Bukittinggi. Anggota DPRD Agam, Albert, mendesak solusi cepat agar warga kembali merasa aman. “Ini harus segera disikapi supaya masyarakat nyaman,” tegasnya.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update