Tanah Datar, pasbana - Balai Wilayah Sungai (BWS) V Padang akan membangun infrastruktur pengendalian daya rusak air berupa tiga sabo dam di Kabupaten Tanah Datar pada Tahun Anggaran 2026. Proyek bernilai total Rp249 miliar ini ditujukan untuk mengurangi risiko banjir bandang, sedimentasi, serta melindungi keselamatan masyarakat dan infrastruktur di wilayah hilir.
Berdasarkan surat resmi yang diterima Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, paket pekerjaan pembangunan sabo dam telah berkontrak dan dalam waktu dekat akan memasuki tahap pelaksanaan fisik di lapangan.
Tiga lokasi pembangunan tersebut berada di Batang Lona, Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan; Batang Anai, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto; serta Batang Pagu-Pagu, Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto.
Kepala daerah setempat menilai proyek ini sangat strategis mengingat Tanah Datar merupakan wilayah rawan bencana hidrometeorologi. Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyatakan pembangunan sabo dam telah lama diusulkan pemerintah daerah dan mendapat respons positif dari Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai V Padang.
“Pekerjaannya sudah berkontrak dan segera dilaksanakan. Ini bagian dari upaya perlindungan masyarakat dari ancaman banjir bandang dan longsor,” ujar Eka Putra, Rabu (21/1/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Tanah Datar Mustika Suarman memastikan pihaknya telah melakukan survei lapangan bersama BWS V Padang untuk memastikan kesiapan teknis. Pemerintah daerah berharap dukungan lintas sektor dan partisipasi masyarakat agar proyek strategis ini berjalan lancar dan selesai sesuai target, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat Tanah Datar.(*)




