Notification

×

Iklan

Iklan

Silek Tradisi Minangkabau Resmi Jadi Ekstrakurikuler Wajib di SMA/SMK Sumbar

25 Januari 2026 | 12:25 WIB Last Updated 2026-01-25T12:28:26Z


Padang, pasbana— Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi menetapkan Silek Tradisi Minangkabau sebagai ekstrakurikuler wajib di seluruh SMA, SMK, dan SLB. Kebijakan ini diluncurkan Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy pada Sabtu (24/1/2026) dan diberlakukan serentak di seluruh kabupaten dan kota.

Penetapan tersebut menjadi langkah strategis Pemprov Sumbar untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda berbasis nilai adat dan budaya lokal. Program ini diikuti ribuan pelajar serta jajaran Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumbar, baik secara luring maupun daring.

Vasko Ruseimy menegaskan, kebijakan ini tidak semata mengajarkan bela diri, melainkan menanamkan nilai adab, etika, dan jati diri Minangkabau sejak usia sekolah. Menurutnya, silek tradisi mengandung filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, yang relevan dalam membentuk karakter pelajar di tengah tantangan zaman.

“Silek adalah pendidikan nilai. Di dalamnya ada adab, etika sosial, dan spiritualitas yang menjadi fondasi karakter generasi muda Sumatera Barat,” ujar Vasko.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Habibul Fuadi menjelaskan, pelaksanaan ekstrakurikuler silek tradisi sebenarnya telah dimulai sejak Juli 2025.

Namun, kini diperkuat dengan modul pembelajaran terstandar agar penerapannya seragam dan terstruktur di seluruh satuan pendidikan.

Habibul menambahkan, program ini terintegrasi dengan kegiatan penguatan karakter lainnya, seperti tahfiz, wirid kolaborasi, dan pramuka. Pemprov Sumbar berharap, melalui jalur pendidikan formal, silek tradisi kembali menjadi identitas budaya yang hidup dan dibanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Makin tahu Indonesia.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update