Bukittinggi, pasbana - Pemerintah Kota Bukittinggi mematangkan persiapan peringatan 100 Tahun Jam Gadang melalui koordinasi dengan Kementerian Kebudayaan RI di Jakarta, Rabu (25/2).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan agenda perayaan ikon Sumatera Barat tersebut berjalan optimal dan berdampak luas, baik secara budaya maupun pariwisata.
Direktur Promosi Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Undri, menyatakan bahwa peringatan satu abad Jam Gadang mendapat perhatian khusus dari Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.
Menurutnya, dukungan diberikan karena Jam Gadang bukan sekadar landmark, tetapi simbol sejarah perjuangan dan identitas Kota Bukittinggi dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia.
“Secara prinsip, Menteri sudah menyampaikan dukungan terhadap event ini,” ujar Undri. Dukungan tersebut mencakup seminar yang akan disinergikan dengan Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan.
Direktur Film, Musik, dan Seni, Syaifullah, menambahkan rencana kolaborasi Pekan Film Bukittinggi dengan program kementerian. Sementara Balai Media Kebudayaan siap mendukung publikasi melalui liputan, podcast, dan siaran langsung di Indonesiana.TV serta platform digital kebudayaan.
Plt Asisten II Setdako Bukittinggi, Ade Mulyani, menegaskan sinergi pusat-daerah terus diperkuat agar peringatan 100 tahun Jam Gadang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menghadirkan kegiatan bernilai sejarah, budaya, dan ekonomi kreatif.
Konseptor kegiatan, Arif Malin Mudo, menyebut sejumlah agenda berskala nasional dan internasional tengah disiapkan. Dukungan lintas kementerian dan mitra strategis diharapkan menjadikan peringatan 100 Tahun Jam Gadang sebagai momentum promosi budaya dan destinasi wisata unggulan Sumatera Barat pada 2026.(*)




