Notification

×

Iklan

Iklan

Ketukan Subuh di Ikua Koto Dibalai: Pemprov Sumbar Salurkan Rp27,5 Juta untuk Rehabilitasi RTLH Keluarga Pra Sejahtera

26 Februari 2026 | 17:38 WIB Last Updated 2026-02-26T12:42:49Z


Payakumbuh, pasbana– Dini hari di Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kamis (26/2/2026), menjadi momen tak terlupakan bagi keluarga Trisesti Novia (37). Tepat pukul 03.55 WIB, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendatangi rumah kayu berukuran 4x7 meter yang dihuni Ises—sapaan akrabnya—bersama suami dan tiga anak mereka.

Kunjungan tersebut terkait penyaluran bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Baznas Provinsi Sumbar. Kondisi rumah dinilai membahayakan, terutama pada bagian lantai atas yang lapuk, berlubang, dan berisiko ambruk.

“Bagian lantai atas ini sangat membahayakan. Karena itu perlu segera diperbaiki agar keluarga bisa tinggal lebih aman dan layak,” ujar Mahyeldi di lokasi.
Baznas Provinsi Sumbar menyalurkan bantuan Rp25 juta untuk perbaikan rumah. Dukungan tambahan sebesar Rp2,5 juta diberikan oleh Bank Nagari, disertai paket sembako Ramadan.

Ises dan suaminya selama ini bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Kami kerja apa saja yang penting halal,” katanya singkat, menahan haru.

Plt Camat Payakumbuh Utara, Ronal, menyatakan keluarga tersebut layak menerima bantuan mengingat kondisi bangunan yang sudah tidak aman dihuni, terlebih dengan tiga anak perempuan.

Pemerintah Provinsi Sumbar melalui program RTLH bersama Baznas menargetkan percepatan pengurangan rumah tidak layak huni, sebagai bagian dari penguatan perlindungan sosial dan peningkatan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

Bagi keluarga Ises, bantuan senilai total Rp27,5 juta itu bukan sekadar angka, melainkan harapan untuk tinggal di rumah yang lebih aman dan bermartabat.(*) 

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update