Notification

×

Iklan

Iklan

Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Tanah Datar, Puluhan Warga Dievakuasi

14 Mei 2026 | 00:24 WIB Last Updated 2026-05-14T01:26:42Z


Tanah Datar, pasbana - Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tanah Datar sejak Selasa sore hingga malam (13/5/2026) memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah nagari. Dampak terparah tercatat di empat wilayah, yakni Nagari Padang Ganting, Saruaso, Taluak, dan Koto Tangah.

Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar, dr. Ermon Revlin, menyebut luapan Batang Sungai Pagie menyebabkan banjir di Nagari Padang Ganting. Selain merendam enam rumah warga di Simpang Kubu, longsor juga terjadi di dua titik Jalan Bukit Putuih dan satu lokasi di Jorong Koto Gadang Hilir.




Di Nagari Saruaso, puluhan rumah serta kedai warga terdampak. Delapan warga di Jorong Saruaso Timur harus dievakuasi, sementara 23 kepala keluarga atau sekitar 60 jiwa di Saruaso Utara dilaporkan sempat terisolasi. Kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, balita, dan bayi menjadi prioritas penyelamatan.




Banjir juga merendam satu rumah makan di kawasan Setangkai, Nagari Taluak. Sebanyak 12 kepala keluarga dengan total 51 jiwa diungsikan, sementara dua warung dan satu sepeda motor hanyut terbawa arus. Di Nagari Koto Tangah, petugas mengevakuasi dua lansia guna menghindari risiko lanjutan.

Tim gabungan BPBD, BASARNAS, TNI, Polri, serta relawan nagari masih melakukan pendataan dan evakuasi di lokasi terdampak.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan longsor susulan, terutama bagi warga di bantaran sungai dan kawasan rawan lereng. Warga diminta terus memantau informasi cuaca dan segera melapor jika menemukan tanda bahaya bencana. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update