Notification

×

Iklan

Iklan

Danantara Siapkan ‘Merah Putih Bond’, Kupon Diproyeksi Lebih Rendah dari Bunga Pasar

06 Juni 2026 | 08:52 WIB Last Updated 2026-06-06T01:52:32Z


JAKARTA, pasbana – Rencana penerbitan instrumen investasi baru kembali menjadi sorotan. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dikabarkan tengah menyiapkan obligasi berdenominasi rupiah bertajuk “Merah Putih Bond”, dengan tingkat bunga atau kupon yang diperkirakan berada di bawah suku bunga pasar.

Informasi tersebut pertama kali dilaporkan Bloomberg yang menyebut skema Merah Putih Bond akan memiliki konsep serupa dengan Patriot Bond yang pernah diperkenalkan sebelumnya. Hingga kini, pihak Danantara belum memberikan tanggapan resmi terkait kabar tersebut.

Bagi masyarakat awam, obligasi dapat diibaratkan sebagai “surat utang” yang diterbitkan untuk menghimpun dana dari investor. Sebagai imbalannya, investor akan menerima pembayaran bunga secara berkala hingga masa jatuh tempo.

Menariknya, kupon yang lebih rendah dari tingkat pasar biasanya menunjukkan adanya nilai non-finansial yang ditawarkan. Dengan kata lain, investor tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga berpartisipasi dalam pembiayaan program strategis nasional.

Di tengah beredarnya berbagai spekulasi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Kamis (4/6) menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah membahas kewajiban bagi kelompok masyarakat tertentu, termasuk kalangan kaya, untuk membeli Patriot Bond maupun Merah Putih Bond.

Menurut Purbaya, rumor yang menyebut investor kaya akan diwajibkan membeli obligasi tersebut tidak benar. Ia juga menjelaskan bahwa mekanisme pembayaran Patriot Bond dan Merah Putih Bond berada di luar skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pernyataan tersebut penting untuk menjaga kepercayaan pasar. Sebab, salah satu faktor utama yang dipertimbangkan investor sebelum membeli obligasi adalah kepastian regulasi serta transparansi penggunaan dana.

Ke depan, pasar akan menantikan penjelasan resmi mengenai struktur, tenor, tingkat kupon, hingga tujuan penggunaan dana Merah Putih Bond. Jika dirancang dengan baik, instrumen ini berpotensi menjadi alternatif investasi domestik sekaligus sumber pembiayaan pembangunan nasional yang lebih berkelanjutan.

Bagi investor, langkah paling bijak adalah menunggu prospektus resmi sebelum mengambil keputusan investasi, sehingga seluruh risiko dan potensi imbal hasil dapat dipahami secara menyeluruh. (*) 

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update