Notification

×

Iklan

Iklan

Oli Mesin Mobil Mulai Rembes? Bengkel Ungkap Komponen yang Sering Jadi Biang Keladi

28 Juli 2026 | 10:25 WIB Last Updated 2026-07-28T03:25:27Z


Pasbana  – Rembesan oli pada mesin mobil kerap dianggap masalah ringan oleh sebagian pemilik kendaraan. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda awal adanya komponen yang mulai mengalami penurunan fungsi dan berpotensi memicu kebocoran lebih serius jika tidak segera ditangani. 

Bengkel spesialis mengingatkan, rembesan oli umumnya tidak muncul secara tiba-tiba. Gejalanya sering diawali keluarnya oli dalam jumlah kecil di sekitar mesin sebelum akhirnya berkembang menjadi kebocoran yang dapat mengurangi volume pelumas dan memengaruhi performa kendaraan. 

Paking Mesin Menjadi Titik yang Paling Sering Bermasalah


Menurut Rony Rahman, seorang pemilik Bengkel, salah satu penyebab paling umum oli mesin merembes berasal dari paking atau gasket yang mulai getas akibat usia pakai.

"Biasanya kalau paking mulai kendor, oli mulai keluar sedikit-sedikit dulu. Awalnya rembes, lama-lama bisa jadi bocor," ujar Rony. 

Paking memiliki fungsi penting sebagai perapat antarbagian mesin agar oli tetap berada di jalur sirkulasinya. Namun, komponen berbahan karet tersebut terus-menerus terpapar panas mesin dan perubahan suhu selama kendaraan digunakan, sehingga elastisitasnya berkurang seiring waktu. 

Rony menjelaskan, ketika material paking mengeras, kemampuannya menutup celah antarkomponen tidak lagi optimal. Akibatnya, oli mulai merembes keluar meski awalnya hanya dalam jumlah kecil.

"Namanya juga kena panas terus tiap hari, lama-lama paking bisa mengeras dan enggak serapat waktu masih baru," katanya. 

Jangan Tunda Pemeriksaan


Pemilik mobil disarankan tidak mengabaikan rembesan oli sekecil apa pun. Jika dibiarkan, volume oli dapat terus berkurang sehingga sistem pelumasan mesin menjadi tidak optimal. Kondisi tersebut berisiko meningkatkan gesekan antarkomponen, mempercepat keausan, hingga menyebabkan kerusakan mesin yang membutuhkan biaya perbaikan lebih besar. 

Karena itu, pemeriksaan rutin pada area paking, gasket, serta komponen sistem pelumasan saat servis berkala menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi kebocoran sejak dini. Penanganan lebih awal dinilai mampu mencegah kerusakan yang lebih parah sekaligus menjaga performa mesin tetap optimal. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update