Sawahlunto, pasbana — Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) resmi meluncurkan program Gerai Z-Iftar Ramadhan UMKM di Stasiun Kampung Teleng, Kamis (19/2). Program ini ditujukan untuk memperkuat modal usaha 48 mustahiq pelaku kuliner selama momentum meningkatnya aktivitas ekonomi pabukoan.
Peresmian dilakukan Wali Kota Riyanda Putra didampingi Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah serta Ketua DPRD Susi Haryati. Total anggaran program mencapai Rp45 juta. Setiap penerima memperoleh dukungan modal Rp300 ribu untuk meningkatkan kapasitas produksi dan penjualan selama Ramadhan.
Ketua BAZNAS Kota Sawahlunto, Edrizon Effendi, menyebut Sawahlunto menjadi satu dari dua daerah di Sumatera Barat—bersama Kabupaten Lima Puluh Kota—yang mendapat kepercayaan dari BAZNas pusat menjalankan program ini. “Ini bentuk apresiasi atas tata kelola zakat produktif yang akuntabel dan tepat sasaran,” ujarnya.
Wali Kota Riyanda menegaskan Ramadhan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga peluang strategis menggerakkan ekonomi masyarakat. “Zakat harus mendorong kemandirian, bukan sekadar bantuan konsumtif,” katanya.
Model gerai bersama dinilai memberi ruang bagi mustahiq menjadi pelaku usaha yang lebih terorganisir dan berkelanjutan, bahkan setelah Ramadhan berakhir.
Pemerintah Kota, lanjutnya, siap memperkuat ekosistem UMKM berbasis zakat agar mustahiq bertransformasi menuju kondisi ekonomi yang lebih stabil dan produktif.
Program ini diharapkan menjadi langkah konkret percepatan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil di Sawahlunto.(*)




