Notification

×

Iklan

Iklan

Harga Telur hingga Minyak Goreng Turun, Daya Beli Warga Diharapkan Pulih

01 Februari 2026 | 13:20 WIB Last Updated 2026-02-01T06:20:58Z


Padang Panjang, pasbana— Sejumlah komoditas pangan strategis di Kota Padang Panjang mengalami penurunan harga pada pekan keempat Januari 2026. Komoditas yang tercatat turun antara lain telur, cabai hijau, cabai rawit, bawang merah, hingga minyak goreng kemasan sederhana.

Analis Perekonomian Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, mengatakan tren penurunan ini diharapkan mampu mendorong kembali daya beli masyarakat sekaligus menghidupkan transaksi di Pasar Pusat Padang Panjang. “Harga yang lebih terjangkau berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi warga,” ujarnya, Ahad (1/2/2026).

Berdasarkan pemantauan harga, telur ayam ras turun Rp15 dari Rp29.350 menjadi Rp29.335 per kilogram (kg). Telur ayam kampung turun Rp1.534 menjadi Rp56.733/kg, telur itik turun Rp400 menjadi Rp31.600/kg. Cabai hijau turun Rp7.000 menjadi Rp43.000/kg, sementara cabai rawit turun cukup signifikan Rp14.966 menjadi Rp56.684/kg.

Penurunan juga terjadi pada bawang merah yang kini Rp39.150/kg, bawang daun Rp7.300/kg, terong Rp8.700/kg, bawang bombai Rp31.300/kg, serta minyak goreng kemasan sederhana yang turun menjadi Rp15.700 per liter.

Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami kenaikan, terutama cabai merah yang naik 7,36 persen menjadi Rp48.150/kg. “Kenaikan dipicu hujan lebat selama dua hari di akhir pekan yang mengganggu pasokan,” jelas Chandra. Kenaikan juga tercatat pada kacang tanah, seledri, dan ikan kembung.

Sementara itu, komoditas utama lain relatif stabil, seperti beras berbagai kualitas, daging sapi dan ayam, bawang putih, serta minyak goreng premium dan curah.(*) 

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update