Padang Panjang, pasbana — Keluar dari “pertapaan panjang”, SMP Muhammadiyah Kauman Padang Panjang terus belajar untuk berani tampil, berkompetisi, dan menunjukkan potensi terbaiknya di tengah sekolah-sekolah lain.
Hari ini, salah seorang siswa SMP Muhammadiyah, Delqi, mengikuti Lomba Pidato Anti Korupsi yang diselenggarakan di Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang.
Keikutsertaan Delqi menjadi langkah kecil yang memiliki makna besar bagi sekolah.
Bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang keberanian untuk tampil, membangun pengalaman, serta memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan kepercayaan dirinya.
Candra, guru Bahasa Indonesia SMP Muhammadiyah Kauman Padang Panjang, menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini menjadi momentum bagi siswa untuk terus mengasah kemampuan berbicara di depan umum.
«“Harapan kami, anak-anak SMP Muhammadiyah ke depan semakin berani tampil. Bukan hanya dalam lomba pidato, tetapi juga dalam berbagai kegiatan lainnya. Mereka harus memiliki kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, dan keberanian untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki.”»
Menurutnya, keberanian untuk tampil harus dibangun melalui pengalaman. Karena itu, setiap kesempatan mengikuti perlombaan menjadi bagian penting dari proses pembelajaran siswa.
Ke depan, SMP Muhammadiyah berharap dapat semakin aktif mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan, sehingga para siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan tampil bersama teman-teman mereka dari sekolah lain.
“Kita sedang belajar untuk keluar dari pertapaan panjang. Kita ingin anak-anak SMP Muhammadiyah berani tampil, berani bersaing, dan mampu menunjukkan bahwa mereka juga memiliki potensi yang luar biasa.”
Semoga langkah Delqi hari ini menjadi awal dari semakin banyaknya siswa SMP Muhammadiyah yang tampil di berbagai ajang dan membawa nama baik sekolah.
SMP Muhammadiyah Kauman Padang Panjang — Berani Tampil, Berani Berprestasi.
(Abril)




