Notification

×

Iklan

Iklan

Operasi Semut Payakumbuh Timur: Sampah Dikumpulkan, Gotong Royong Dihidupkan

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:45 WIB


PAYAKUMBUH, pasbana — Upaya menjaga kebersihan lingkungan kini tidak lagi hanya mengandalkan petugas pemerintah. Warga Payakumbuh Timur mulai dilibatkan langsung melalui gerakan Operasi Semut, yang mengajak masyarakat mengumpulkan sampah anorganik dari lingkungan masing-masing.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menegaskan gerakan tersebut harus berkembang menjadi kebiasaan kolektif, bukan sekadar perlombaan dalam rangka peringatan HUT ke-26 Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

“Operasi Semut ini jangan hanya dipandang sebagai perlombaan, tetapi harus menjadi gerakan untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan kita,” kata Elzadaswarman di TPS3R Mancang Labu, Payakumbuh, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Keterlibatan warga menjadi faktor penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong.

Dalam kegiatan itu, LPM dari berbagai kelurahan di Kecamatan Payakumbuh Timur mengumpulkan sampah anorganik untuk dibawa ke TPS3R Mancang Labu dan ditimbang. Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian HUT ke-26 LPM yang berlangsung pada 21, 22, dan 24 Agustus 2026.

Ketua DPC LPM Kecamatan Payakumbuh Timur Novanto Yudistira mengatakan peringatan HUT sengaja dikemas dengan kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain Operasi Semut, rangkaian kegiatan juga meliputi pelatihan digital marketing dan pembuatan website gratis bagi UMKM, pengembangan pemasaran, pelatihan bantuan hidup dasar, penilaian LPM berprestasi, lomba fotografi, hingga lomba Mambuek Teh Talua.

“Kami ingin peringatan HUT LPM tidak hanya bersifat seremonial,” kata Novanto.
Bagi Payakumbuh Timur, sampah yang dikumpulkan dalam Operasi Semut bukan sekadar persoalan angka dan timbangan. Gerakan ini menjadi ujian sederhana: sejauh mana kepedulian warga terhadap lingkungannya dapat bertahan setelah perlombaan berakhir.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update