Notification

×

Iklan

Iklan

Prabowo Usut 4 Korporasi di Tengah 72 Tersangka Karhutla dan Bantahan soal Haji Isam

Senin, 24 Agustus 2026 | 14:40 WIB
 


JAKARTA, pasbana– Pemerintah memperluas penyelidikan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dengan menelusuri dugaan keterlibatan empat korporasi. Langkah ini dilakukan di tengah penetapan 72 tersangka perorangan oleh Polri dalam penanganan kasus yang tersebar di sembilan kepolisian daerah.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menerima laporan mengenai dugaan kebakaran yang berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan. Pemerintah belum mengungkap identitas empat perusahaan yang tengah diselidiki dan menegaskan proses penegakan hukum tetap berjalan. 

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni mengatakan 72 tersangka perorangan itu berasal dari penanganan 89 laporan polisi di sembilan Polda. Sejumlah kasus terungkap setelah aparat memantau titik panas dan melakukan verifikasi langsung di lapangan. 

Perkembangan terbaru ini sekaligus menggeser perhatian dari isu yang sempat ramai di media sosial mengenai pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan kabar bahwa Haji Isam ditunjuk menjadi koordinator penanganan karhutla tidak benar.

“Tidak ada, tidak benar itu,” kata Prasetyo pada Minggu (23/8/2026). Ia menjelaskan pemerintah membuka ruang bagi berbagai pihak untuk membantu penanganan karhutla, tetapi koordinasi tetap berada dalam struktur resmi pemerintah. 

Dengan penyelidikan terhadap korporasi dan penetapan puluhan tersangka, penanganan karhutla kini memasuki fase yang lebih serius: bukan hanya memadamkan api, tetapi juga menelusuri pihak yang diduga berada di balik kebakaran dan memastikan penegakan hukum berjalan hingga ke tingkat pelaku yang bertanggung jawab. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update