Notification

×

Iklan

Iklan

Trinda Farhan Menyelami Visi Mulia Agam Madani Aristo Munandar

23 November 2020 | 14:31 WIB Last Updated 2020-11-23T07:32:03Z

Oleh : El Husein M


Pasbana.com -- Siapa yang tak kenal dengan Nama yang satu ini,  Seorang Bupati yang ramah,  mudah senyum dan dekat dengan seluruh kalangan Masyarakat Kab Agam. itu semua karakter yang masih melekat di memori kita kalau disebutkan nama beliau. 


Banyak hal besar yang telah diperbuatnya serta prestasi demi prestasi yang dipersembahkan semasa menjabat, sebagai orang nomor satu di Kabupaten Agam pada saat itu,  salahsatu hal hebat yang dilakukanya yaitu melahirkan sebuah Visi besar dan Mulia untuk kampungnya tercinta. Visi tersebut sangat akrab ditelinga orang Agam yaitu Menuju Agam Mandiri, Berprestasi dan Madani. 


Kata Madani ini bukanlah bahasa yang sembarangan,  karena pada dasarnya Madani merupakan harapan besar menjadikan Kabupaten Agam layaknya Madinah sebagai Puncak peradaban dan akhlak terbaik Umat Islam. Ini menunjukkan betapa dalam dan Visionernya Bapak Aristo Munandar menanamkan Pondasi dengan harapan Kabupaten Agam bisa seperti Madinah Almunawarah,  dimana setiap sudut kampung yang didengarkan bahasa-bahasa kebaikan serta akhlak yang baik, tolong menolong, surau-surau hidup serta banyak lahirnya Ulama dan Hafidz Qur'an, jika ini terwujud maka akan Allah turunkan keberkahan dari langit dan bumi untuk Kabupaten Agam. 


Namun sangat disayangkan setelah Visi mulia ini digagas oleh bapak Aristo Munandar tidak adalagi yang mampu memahami isi dari visi tersebut, kemudian beberapa periode berjalan dimasa Cucunya Buya Hamkalah yaitu Trinda Farhan Satria yang mendalami dan Paham bahwa Visi ini sangat mulia. Sehingga berangkat dari itu beliau mengambil langkah untuk menjalankan harapan dari Aristo Munandar dengan gerakan Nagari Madani, memulai Harapan Agam Madani dari Nagari-nagari di Kabupaten Agam.


Hal ini merupakan angin segar dan harapan besar dari Pondasi awal yang digagas oleh Aristo Munandar dan direalisasikan oleh Trinda Farhan Satria dengan tujuan yang sama yaitu Menuju Agam yang Madani. Pada dasarnya Visi Orang hebat hanya bisa dipahami dan dijalankan oleh orang hebat juga,  Visi orang yang taat hanya bisa dipahami dan dijalankan oleh orang yang serupa. 


Bagi seorang pemimpin yang dikenal taat dan dekat dengan Allah swt,  tidak ada harapan yang paling tinggi disematkan dalam hatinya kecuali bisa bermanfaat bagi orang banyak walaupun sudah tidak di Dunia ini lagi,  jika Pondasi Agam Madani ini berhasil direalisasikan oleh Trinda Farhan Satria dan dimaksimalkan jika terpilih menjadi Bupati Agam untuk periode kedepan, maka Aristo Munandar telah menabung Amal Jariah untuk kehidupan abadinya kelak. 


Setiap aturan kebaikan yang terlahir dari pondasi Agam Madani yang digagas oleh beliau akan terus melahirkan amal pahala kebaikan yang tak putus-putus kepada sang penggagas ide, amal ini yang dikatakan dalam Hadits Rasulullah saw dengan sebutan Amal Jariyah. 


Namun jika pemimpin yang terpilih kedepan bukan orang yang paham dengan Visi Agam Madani tersebut, maka pondasi hanya tinggal pondasi,  rumah baru yang akan didirikan bisa jadi bukan dipondasi yang lama, selamat tinggal cita mulia Menuju Agam Madani. (*) 


Lubuk Basung

23-11-2020